Setelah sekian lama mundur maju karena terlalu cemas dan tegang, akhirnya kemarin gue memberanikan diri untuk mengajukan sebuah proposal yang akhir - akhir ini menjadi topik sensitif yang membuat semua mahasiswa tingkat akhir tegang dan gelisah- PROPOSAL SKRIPSI.
Jam setengah 9 pagi, gue udah stand by di depan ruang akademis - maksud sebenarnya sih mau ngumpulin paper totolan- menunggu kapan kiranya Bu Rindang, SekJur Akuntansi datang ke kampus. Dengan sejuta kepanikan dan ketakutan - sampe mules- gue ditemani nancy dan eve di Syahdan depan L1A.
Gue pun bertambah panik, ketika Hilda bilang dia ketemu Bu Rindang di wc. Uh ... o(>.<)o...
Akhirnya, dengan mengumpulkan segenap keberanian, gue pun memberanikan diri masuk ke dalam ruangan Bu Rindang.
Begitu sampai di depan Bu Rindang (dengan agak malu²) gue bilang, "Permisi, Bu. Saya mau ngajukin proposal skripsi...."
Bu Rindang pun menerima dan membuka - buka. Tapi sayangnya, tampaknya beliau sedang sibuk dan agak buru - buru, sehingga beliau meminta gue untuk mengambil skripsi hari Senin. Namun, tak lama kemudian, beliau berubah pikiran. Ternyata Bu Rindang sendiri kurang jelas, apakah proposal skripsi harus diserahkan kepadanya atau ke koordinator.... Akhirnya, gue memutuskan untuk bertanya langsung ke Pak Ramir, koordinator program ganda.
Pak Ramir menjelaskan bahwa sebenanrnya prosedurnya adalah seperti ini :
3. Kalau udah di-approve, barulah gue datang lagi ke situ, membawa print-out Surat Penunjukan Doses Pembimbing, yang nantinya akan ditandatangani oleh Pak Ramir.
Begitu kira - kira prosedurnya ...
Jadi, sekarang gue dalam kondisi deg-deg-an, memikirkan apakah proposal gue bakal di-approve atau engga ...
Jam setengah 9 pagi, gue udah stand by di depan ruang akademis - maksud sebenarnya sih mau ngumpulin paper totolan- menunggu kapan kiranya Bu Rindang, SekJur Akuntansi datang ke kampus. Dengan sejuta kepanikan dan ketakutan - sampe mules- gue ditemani nancy dan eve di Syahdan depan L1A.
Gue pun bertambah panik, ketika Hilda bilang dia ketemu Bu Rindang di wc. Uh ... o(>.<)o...
Akhirnya, dengan mengumpulkan segenap keberanian, gue pun memberanikan diri masuk ke dalam ruangan Bu Rindang.
Begitu sampai di depan Bu Rindang (dengan agak malu²) gue bilang, "Permisi, Bu. Saya mau ngajukin proposal skripsi...."
Bu Rindang pun menerima dan membuka - buka. Tapi sayangnya, tampaknya beliau sedang sibuk dan agak buru - buru, sehingga beliau meminta gue untuk mengambil skripsi hari Senin. Namun, tak lama kemudian, beliau berubah pikiran. Ternyata Bu Rindang sendiri kurang jelas, apakah proposal skripsi harus diserahkan kepadanya atau ke koordinator.... Akhirnya, gue memutuskan untuk bertanya langsung ke Pak Ramir, koordinator program ganda.
Pak Ramir menjelaskan bahwa sebenanrnya prosedurnya adalah seperti ini :
1. Bawa proposal dan surat ajukan nama dosen pembimbing ke koordinator program ganda, yaitu Pak Ramir, atau bisa juga ke Pak Rojali.
2. Nanti apabila proposal sudah di-approve, maka Pak Ramir berjanji akan menghubungi gue.3. Kalau udah di-approve, barulah gue datang lagi ke situ, membawa print-out Surat Penunjukan Doses Pembimbing, yang nantinya akan ditandatangani oleh Pak Ramir.
Begitu kira - kira prosedurnya ...
Jadi, sekarang gue dalam kondisi deg-deg-an, memikirkan apakah proposal gue bakal di-approve atau engga ...
Semoga info ini berguna buat temen - temen PAZ yang maw mengajukan proposal. 0(^.^)o Fighting !!!

0 comments:
Poskan Komentar